Pepatah buku adalah jendela dunia mungkin tidak lagi asing di telinga banyak orang. hanya saja, ungkapan sarat pesan ini sering dipahami sebagai cara untuk memperoleh wawasan yang belum diketahui. Padahal, manfaat dari membaca buku bisa jauh lebih dari itu, lho! Memang, apa saja, sih, manfaat dari kebiasaan membaca buku? Kalau penasaran, yuk cari tahu jawabannya dalam kelanjutan artikel ini!
- Mengurangi stres. Menurut sebuah riset yang dikutip oleh laman Healthline, kebiasaan membaca buku selama 30 menit saja dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung, serta tekanan psikologis (stres). Jika dihitung-hitung, hal ini setara dengan melakukan yoga pada durasi yang sama, lho.
- Memperkuat kemampuan otak. Kebiasaan membaca buku akan membuat otak bekerja untuk menimbulkan daya imajinasi atas cerita atau bahan yang sedang dibaca. Tak heran, hal ini akan membentuk jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks pada otak manusia.
Semakin banyak dan kompleks bacaan seseorang, semakin banyak pula area otaknya yang menyala dengan aktivitas atau bekerja dengan penuh. Artinya, konektivitas otak akan meningkat; terutama di korteks somatosensory.
- Meningkatkan empati. Korteks somatosensory adalah bagian otak yang merespons sensasi fisik seperti gerakan dan rasa sakit. Semakin sering seseorang membaca, semakin tinggi pula aktivitas korteks tersebut. Tidak mengherankan bila pembaca—terutama fiksi sastra yang mengeksplorasi kehidupan batin karakter—dapat menunjukkan kemampuan empati yang lebih tinggi.
Meski begitu, manfaat ini tidak cukup dengan membaca satu buku fiksi saja, ya, alih-alih membaca buku fiksi secara berkepanjangan.
- Memperpanjang usia. Manfaat kebiasaan membaca buku satu ini mungkin terdengar agak mustahil buatmu. Namun, temuan ini berdasarkana hasil sebuah penelitian jangka panjang, lho. Ya, mengutip laman Healthline, sebuah studi kesehatan dan pensiun meneliti hidup 3.635 orang dewasa selama 12 tahun. Pada akhirnya, para peneliti menemukan bahwa orang-orang yang terbiasa membaca (buku, majalah, atau bentuk bahan bacaan lainnya) lebih dari 3,5 jam dalam sepekan memiliki usia hidup lebih panjang sekitar 2 tahun.
Menarik, bukan, manfaat dari kebiasaan membaca yang dihimpun dari berbagai penelitian di atas? Untuk itu, yuk bangun dan biasakan membaca—apa pun jenis dan bentuknya—setiap hari!