Alat berat akan selalu dibutuhkan pada setiap proyek pembangunan. Apalagi, jika proyek pembangunan dalam skala besar maka alat berat yang dibutuhkan pastilah berjumlah banyak, baik dari segi jenis maupun kuantitasnya. Ada banyak sekali jenis alat berat yang disediakan oleh perusahaan jual alat berat. Beragam jenis alat berat ini memiliki fungsinya masing-masing dan biasanya akan berkaitan antara alat berat yang satu dengan yang lainnya. Contoh saja pada proses pembangunan jalan raya, akan ada setidaknya 5 jenis alat berat (excavator, bulldozer, tandem roller, asphalt finisher, dan pneumatic roller) yang digunakan untuk menyelesaikan proyek ini. Setiap jenis alat berat akan saling melengkapi fungsi dari alat berat lainnya.

Banyak jenis alat berat membuat alat berat dapat dibagi menjadi beberapa kategori. Salah satunya, kita bisa membagi alat berat berdasarkan dari pengoperasiannya. Berdasarkan pada proses pengoperasiannya, kita dapat membagi alat berat kedalam 2 jenis yaitu :

  • Alat Berat Dengan Penggerak dan StatisAlat Berat dengan Penggerak

Alat berat ini dapat berpindah tempat dari satu tempat ke tempat lainnya, tanpa harus mengalami bongkar pasang. Bentuk dari alat penggerak ini adalah adanya crawler atau roda kelabang dan wheel atau ban karet. Alat jenis ini termasuk yang paling mudah kita temui. Beberapa contoh alat berat jenis ini yaitu mobile crane, excavator, bulldozer. Selain untuk alat berat konstruksi, alat berat pertanian seperti traktor juga menggunakan operasi penggerak.

  • Alat Berat Statis

Alat berat jenis ini dikatakan statis karena tidak dapat berpindah tempat dengan mudah. Bukan berarti tidak dapat dipindahkan sama sekali, hanya saja untuk proses memindahkan dari satu lokasi ke lokasi lain harus melalui proses pembongkaran dan penyusunan kembali. Karena itulah, sebelum menentukan lokasi penempatan alat berat ini, harus dengan berbagai pertimbangan dan perhitungan terlebih dahulu.

Apalagi, jika dalam sebuah proyek membutuhkan alat berat jenis statis dengan jumlah lebih dari satu unit. Misalnya pada pembangunan gedung yang membutuhkan tower crane dalam jumlah beberapa unit. Karena tower crane termasuk alat berat statis, sebelum penentuan posisi pemasangan tower crane harus diperhatikan agar dapat efektif dan tidak saling mengganggu fungsi masing-masing tower crane. (Yv)