Selain tekanan darah tinggi, Anda juga patut waspada dengan masalah tekanan darah rendah atau hipotensi. Sebab, dampak masalah kesehatan yang ditimbulkan bukanlah hal yang bisa diabaikan begitu saja. Sebab, meskipun Anda sudah menggunakan polis asuransi jiwa terbaik yang akan memberikan pertanggungan finansial pada ahli waris, pastinya Anda tetap ingin selalu dalam kondisi sehat sehingga dapat bersama mereka, bukan?
Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi ketika tekanan darah pada arteri terlalu rendah dan aliran darah mengalir lambat sehingga menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Itulah sebabnya banyak orang yang segera mengatasi hipotensi dengan mengonsumsi daging kambing atau berbagai makanan yang dipercaya dapat menaikkan tekanan darah. Berbeda dengan hipertensi yang memiliki nilai pasti pada level tekanan sistolik dan diastoliknya, pada hipotensi ini tidak ada ukuran yang pasti. Namun, menurut situs alodokter, jika tekanan darah berada di angka 90/60 mmHg disertai dengan beberapa gejala, maka bisa dikatakan orang tersebut menderita tekanan darah rendah.
Meskipun begitu, seseorang yang memiliki tekanan darah di atas angka tersebut juga bisa mengalami hipotensi. Hal tersebut terjadi jika adanya penurunan tekanan darah secara tiba-tiba sebesar sekitar 20mmHg, sehingga menimbulkan gejala tertentu akibat pasokan darah yang tidak normal. Dan berikut ini adalah beberapa jenis hipotensi yang terjadi karena hal tersebut dan juga penyebabnya:
- Hipotensi ortostatik
Terjadi akibat Anda melakukan perubahan posisi, seperti berdiri dari posisi tidur. Hal ini akan semakin parah jika dilakukan secara cepat dan tiba-tiba. Penurunan tekanan darah yang terjadi biasanya adalah sekitar 10 hingga 20 mmHg dan akan menyebabkan Anda mengalami pusing, penglihatan berkunang-kunang, dan kehilangan keseimbangan. Kondisi ini umumny terjadi pada seseorang dengan usia di atas 65 tahun.
- Hipotensi postpransdial
Ini adalah penurunan tekanan darah sebanyak 20 mmHg yang terjadi sekitar 2 jam setelah makan. Seringkali dialami oleh seseorang yang telah berusia 65 tahun, atau memiliki riwayat beberapa penyakit tertentu, seperti parkinson. Namun, penyebab utamanya masih belum diketahui secara pasti.
- Hipotensi vasovagal
Penurunan tekanan darah ini biasanya terjadi pada anak-anak karena berdiri dalam waktu yang terlalu lama. Misalnya saja saat upacara. Gejala yang ditimbulkan adalah penglihatan berkunang-kunang, dan bisa menyebabkan seseorang pingsan. Namun, hanya bersifat sementara dan akan sadar kembali dalam waktu yang tidak lama.
- Hipotensi akut
Hipotensi ini terjadi akibat organ tubuh tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup. Biasanya disebabkan karena mengalami syok akibat infeksi, pendarahan, dan masalah kesehatan serius lainnya.
- Hipotensi kronis
Hipotensi ini terjadi akibat kondisi yang bersifat menahun, seperti penyakit addison dan gagal jantung.
Selain dari kelima jenis hipotensi di atas, hipotensi juga bisa disebabkan oleh beberapa masalah kesehatan lainnya. Namun, apapun penyebabnya, jika Anda sudah memiliki riwayat tekanan darah rendah ataupun tinggi, ada baiknya jika melakukan pengecekan tekanan darah secara rutin. (Vita)