Setelah berdiam di rumah selama hampir tiga bulan dan menjalani working from home, ada kebiasaan-kebiasaan baru yang kini menjadi bagian dari rutinitas kita. Misalnya, jika dulu kamu terbiasa bangun subuh karena harus siap-siap berangkat ke kantor, kini kamu lebih sering bangun pukul 6 atau 7, lalu bersantai sejenak sebelum mulai bekerja. Atau yang biasanya rutin memaksimalkan penggunaan koleksi kosmetik lokal terbaik miliknya, kini menggunakan bedak saja sudah jarang. Nah, perubahan-perubahan ini juga pada akhirnya berdampak pada kondisi tubuh, terutama untuk area kulit.
Banyak yang mengatakan bahwa selama di rumah saja, kondisi kulit menjadi lebih sehat (karena tidak terkena polusi atau debu jalanan). Namun, ada juga yang mengeluhkan munculnya breakout selama WFH. Apakah kamu termasuk ke dalam salah satunya? Jika, ya, mungkin penyebab breakout kamu adalah beberapa hal ini:
- Stres dan kurang tidur. Terlalu lama di rumah dan kondisi yang tengah terjadi saat ini memang berdampak pada kesehatan mental kita. Terkadang, kamu dirundung kecemasan atas segala ketidakpastian yang terjadi di sekitarmu. Belum lagi ditambah tekanan pekerjaan, kondisi rumah yang kurang kondusif untuk working from home, dan lain sebagainya. Hal ini membuat kamu menjadi stres dan akhirnya sulit tidur. Jika kamu menemukan kulitmu breakout dan bukan karena masalah hormonal, stres dan kurang tidur bisa jadi salah satu penyebabnya.
- Jarang menggunakan skincare. Tidak bisa dipungkiri, selama working from home, kamu lebih jarang menggunakan skincare karena tidak ke mana-mana. Di pagi hari pun, setelah mandi, seringnya kamu langsung bekerja. Jika ada jadwal video call atau online meeting, paling-paling kamu hanya memulaskan bedak serta lipstik agar tidak terlihat pucat. Hal ini sedikit banyak juga memengaruhi keadaan kulitmu. Breakout bisa jadi menjadi salah satu pertanda bahwa kulitmu membutuhkan nutrisi dari produk perawatan kulit yang biasa kamu gunakan. Jadi, jangan melewatkan rutinitas perawatan kulitmu, ya!
- Terus menerus berhadapan dengan layar. Bekerja dari rumah seringkali mengubah tempo kerja kita. Jika di kantor biasanya kamu hanya bekerja 9 jam sehari (termasuk istirahat), di rumah bisa-bisa kamu bekerja sampai 12 jam! Ya, hal ini juga bisa memengaruhi kondisi kulit wajahmu. Mengapa? Pasalnya, jika kulitmu rentan terhadap hiperpigmentasi atau cahaya biru yang berasal dari perangkat elektronik, maka kulit bisa meresponnya dalam bentuk
- Efek masker. Pandemi COVID-19 memang mengubah kebiasaan kita. Jika dulu kamu bisa keluar rumah dengan bebas, kini kamu harus mengenakan masker. Nah, munculnya jerawat pada area muka juga bisa disebabkan oleh penggunaan masker ini. Terlebih jika kulitmu sensitif dan tidak cocok dengan bahan masker yang digunakan.
Itu dia beberapa penyebab breakout pada kulit yang kerap terjadi selama working from home. Untuk mengatasinya, jangan lupa tetap mengonsumsi makanan yang mengandung serat serta vitamin, banyak minum air putih, dan pastinya tetap lakukan rutinitas skincare harianmu, ya. Semoga membantu!
