Sejumlah bandar udara di wilayah terasing seperti kaki gunung otomatis digolongkan sebagai bandara paling berbahaya. Sebab, landasan pacu serta letak geografis yang dimilikinya membuat lokasi tersebut punya risiko amat besar saat proses penerbangan atau pendaratan. Makanya, hanya pesawat-pesawat berkapasitas kurang dari sepuluh orang yang bisa mencapai tempat-tempat seperti itu.
Namun, ternyata daftar Bandara Paling Berbahaya di Dunia tidak hanya diisi oleh bandara di lereng gunung yang hanya bisa untuk pesawat kecil seperti Cessna saja. Melainkan juga diisi oleh beberapa bandara di wilayah “normal” berikut yang dapat menampung pesawat berbadan besar berkapasitas ratusan orang. Di mana sajakah ketiga bandara tersebut? Simak ulasannya berikut!
- Toncontin International Airport, Honduras
Meski cuma berjarak 6 kilometer dari pusat kota, bandara satu ini dinobatkan sebagai salah satu bandara yang paling sulit untuk didaratkan. Pasalnya, Kota Tegucigalpa—tempat bandara ini berada—berada di lembah, sehingga posisi bandara ini dikelilingi oleh pegunungan landai. Selain itu, panjang landasan pacu bandara ini pun hanya 2.021 meter, yang mana tergolong pendek sekali untuk badan pesawat jet. Karena kedua alasan inilah, pendaratan di Toncontin harus dilakukan dalam mode memutari pegunungan sembari menurunkan altitude pesawat. Boeing 737-800 milik Copa Airlines adalah pesawat jet terbesar yang rutin mendarat di bandara ini.
- Prince Juliana International Airport, St. Maarten
Panjang landasan pacu bandara ini 2.300 meter. Angka ini dikategorikan cukup panjang sebagai tempat mendarat. Namun, ujung salah satu landasan pacu yang berada di bibir Pantai Maho membuat ketinggian pendekatan yang bisa diambil pilot sebelum pendaratan sangatlah rendah. Terlebih, pantai tersebut merupakan tempat umum yang selalui ramai dikunjungi orang-orang untuk berjemur dan/atau melihat aktivitas pesawat terbang di bandara itu. Ajaibnya, Boeing 747-400 (pesawat berdek ganda) milik KLM Airlines merupakan salah satu pesawat yang rutin mendarat di bandara ini—setidaknya hingga 2016. Airbus A330 yang berkapasitas 300 orang juga merupakan pengunjung tetap bandara ini.
- Congonhas Airport, Sao Paulo
Alasan bandara ini digolongkan sebagai salah satu bandara paling berbahaya untuk pendaratan ialah karena panjang landasan pacu dan situasi di sekitarnya. Yap, Congonhas Airport hanya memiliki landasan pacu sepanjang 1.940 meter, dan lagi dikelilingi oleh gedung-gedung pencakar langit. Selain itu, saluran drainase air hujan di landasan pacu bandara ini juga kurang baik, membuatnya memiliki kontur yang licin. Ketiga faktor inilah yang membuat bandara ini susah didaratkan oleh pesawat. Memang, sejak tahun 1985 bandara ini sudah tidak melayani penerbangan internasional, namun Airbus A300 dan Boeing 737-800 pernah singgah di bandara ini.
Itulah dia ketiga bandara yang paling berbahaya untuk didarati pesawat berbadan besar. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!


