Bali masih menjadi favorit wisatawan sejak dulu hingga sekarang. Apalagi dengan semakin banyaknya fasilitas pendukung seperti Villa Bali Ubud, restoran halal untuk muslim, penginapan dengan beragam keunikannya, dan sebagainya. Tentunya membuat semakin banyak wisatawan tertarik untuk datang ke  pulau ini. 

Namun, jika kamu berencana untuk datang berwisata ke pulau ini, tahukah kamu bahwa meskipun Bali terlihat bebas, tetap ada berbagai aturan tertulis maupun tidak tertulis yang harus kamu taati. Berikut ini adalah beberapa hal yang tidak boleh kamu lakukan selama di bali, di antaranya:

  • Menyentuh sajen

Saat berwisata di Bali kamu pasti akan menemukan ada banyak sekali sajen. Baik itu depan rumah, toko, bahkan mungkin di pinggir jalan. Di mana pun kamu menemukan sajen, jangan sekali-kali kamu menyentuh sajen yang kamu temukan. Sebab sajen tersebut adalah media bagi masyarakat Bali dalam bersembahyang dan kamu harus menghargainya.

  • Berdebat tentang keyakinan

Saat kamu berwisata di sana dengan tour guide maupun driver, mungkin mereka akan bercerita tentang berbagai ritual yang ada di Bali, termasuk keyakinan mereka akan suatu hal. Baik kamu percaya maupun tidak dengan yang diceritakannya, jangan pernah mendebatnya sedikitpun. Hargailah keyakinan mereka karena kamu juga tentunya tidak mau kan jika keyakinanmu didebat oleh orang lain? Apalagi jika sampai dihina.

  • Wisata saat Nyepi

Bukankah berwisata saat Nyepi diizinkan? Memang benar, ada beberapa wisatawan yang justru datang ke Bali menjelang Nyepi karena ingin merasakan seperti apa suasana Nyepi langsung di Bali. Namun, pada saat hari H Nyepi, kamu juga harus menghargai keyakinan masyarakat di Bali untuk tidak keluyuran ke mana pun, meskipun hanya jalan-jalan tanpa tujuan. Jika kamu masih melanggarnya, maka bersiaplah kamu akan bertemu dengan polisi yang mengawasi Bali selama Nyepi dan mungkin kamu akan mengalami masalah.

  • Mengonsumsi daging sapi

Sapi merupakan salah satu hewan suci di Bali jadi tidak mungkin jika ada masyarakat Bali yang mengonsumsinya. Kamu sebagai pendatang di sana harus menghargai hal tersebut dengan ikut serta tidak mengonsumsinya selama di Bali.

Bukan hanya keempat poin yang sudah dituliskan di atas, selama liburan di Bali, sebaiknya kamu tidak mencoret-coret patung yang ada di sana, ya, seperti Dwarapala yang bertugas menjaga tempat suci. Jika kamu sampai melanggar, tentu saja kamu akan menerima konsekuensinya.

Semoga setelah mengetahui informasi di atas, wisatamu di Bali jadi menyenangkan dan tidak mengalami masalah, ya!