Tak cukup hanya berbekal pengalaman selama bertahun-tahun, pekerja maupun operator gedung yang bekerja di atas ketinggian wajib memiliki lisensi. Seperti himbauan dari Kementerian Ketenagakerjaan setiap pekerja, baik pekerja lepas maupun tenaga ahli yang mengoperasikan fasilitas wajib melengkapi diri dengan lisensi standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Bahkan, disarankan mendaftar Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), salah satu program BPJS Ketenagakerjaan.

Ini bertujuan supaya operasional maupun pekerjaan yang dilakukan berjalan lancar, nyaman, aman, dan terhindar dari kecelakaan dan musibah yang mungkin saja terjadi selama bekerja. Nah, terdapat dua jenis sertifikasi kerja yang wajib dimiliki pekerja, yaitu:

  • TKPK (Tenaga Kerja Pada Ketinggian) yang meliputi tingkat 1, 2, 3. Pekerjaannya sendiri mencakup panjat pohon, pengendalian burung di ketinggian, perawatan gedung tinggi, panjat tower, dan lainnya.
  • TKBT (Tenaga Kerja Bangunan Tinggi) yang pekerjaannya menggunakan scafollding, gondola, dan pekerjaan lainnya tapi tidak sampai memanjat gedung tinggi dan bergelayutan di tali.

Dalam peraturan Permenaker No. 09 tahun 2016, mewajibkan pengusaha ataupun pengurus menerapkan K3 dalam bekerja di atas ketinggian dengan memastikan beberapa hal, seperti:

  • Prosedur kerja

Prosedur kerja wajib ada dengan tujuan untuk memberikan panduan pada pekerja. Isi dari prosedur kerja ini harus dipahami betul oleh pekerja supaya menghindari kecelakaan kerja. Beberapa hal yang harus ada di dalamnya, yaitu pengaman tempat kerja, cara pengelolaan peralatan, teknik dan cara perlindungan jatuh, dan lain sebagainya.

  • Perencanaan kerja

Pada tahap perencanaan wajib untuk memastikan pekerjaan yang dilakukan pekerja aman dengan kondisi yang memadai. Penting pula menyediakan peralatan kerja untuk meminimalisir jarak jatuh, menerapkan sistem izin kerja dari ketinggian dengan memberikan instruksi, dan lainnya.

  • Tata cara bekerja aman

Memasang perangkat pembatas wilayah kerja dengan tujuan untuk mencegah supaya tidak ada orang yang tidak berkepentingan masuk ke tempat kerja. Pembagian wilayahnya, yaitu wilayah aman, wilayah waspada, wilayah bahaya.

  • Tenaga kerja kompeten

Menyediakan tenaga kerja kompeten yang dibuktikan dengan K3 (diterbitkan oleh Direktur Jenderal) dan sertifikat kompetensi.

  • APD, perangkat pelindung, dan angkur

Di saat bekerja, pekerja diwajibkan untuk memakai alat pelindung diri (APD) lengkap guna menghindari supaya lebih aman ketika bekerja. Bahkan, penting pula memakai perangkat pelindung, angkur, dan lainnya. Untuk APD yang bisa dipakai seperti safety belt, full body harness, lanyard, shock absorber, anchor point, fall arrester, lifeline, dan retractable lifeline.

So, buat kamu yang bekerja di atas ketinggian wajib memiliki lisensi sebelum bekerja guna menghindari kecelakaan selama bekerja.