Volume darah yang tinggi saat awal menstruasi pada umumnya adalah hal yang wajar. Biasanya, volumenya akan berkurang seiring waktu hingga akhirnya benar-benar berhenti. Namun, terkadang kondisi ini juga bisa terjadi akibat adanya masalah kesehatan, salah satunya adalah menorrhagia.
Apa Itu Menorrhagia
Menorrhagia adalah kondisi di mana volume darah menstruasi keluar secara berlebihan selama lebih dari 7 hari. Dalam kondisi normal, menstruasi biasanya hanya terjadi sekitar 4-7 hari. Terkadang ada yang lebih dari 7 hari, tetapi volume darah menstruasi akan semakin berkurang. Sementara, pada penderita menorrhagia volume darah tidak juga berkurang. Kondisi ini tentunya akan sangat mengganggu aktivitas keseharianmu.
Gejala Menorrhagia
Mungkin, kamu masih bingung membedakan antara menstruasi normal dan perdarahan dengan volume yang banyak akibat dari menorrhagia. Berikut adalah gejala menorrhagia untuk membantu membedakannya:
- Perlu mengganti pembalut dalam waktu singkat, seperti 1-2 jam sekali.
- Darah yang keluar disertai dengan gumpalan besar.
- Adanya nyeri pada perut bagian bawah.
- Menstruasi berlangsung lebih dari 7 hari.
- Volume darah tetap banyak setelah beberapa hari menstruasi.
Banyaknya volume darah menstruasi yang keluar bahkan mungkin mengharuskan kamu menggunakan pembalut celana sepanjang waktu untuk mencegah terjadinya bocor. Sebab, pembalut tersebut memiliki bentuk yang menyerupai celana dalam, sehingga dapat menyerap darah menstruasi dengan cepat dari semua sisi. Jika kamu penasaran dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai pembalut ini, kamu bisa mengunjungi akun Instagram Laurier.
Faktor Risiko Menorrhagia
Menorrhagia adalah kondisi yang bisa dialami oleh semua perempuan. Namun, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risikonya, yaitu:
- Memiliki kelainan genetik yang berkaitan dengan darah, seperti masalah pada proses pembekuan darah.
- Mengonsumsi obat rutin, seperti untuk kemoterapi.
- Memiliki gangguan hormon karena menstruasi sangat berkaitan erat dengan hormon.
- Adanya gangguan ovarium, seperti kista ovarium.
- Penggunaan alat kontrasepsi.
Pengobatan Menorrhagia
Menorrhagia tidak hanya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga bisa menyebabkan masalah pada kesehatanmu, seperti meningkatkan risiko anemia akibat terlalu banyak darah yang keluar. Oleh karena itu, sangat penting bagimu untuk mengatasi menorrhagia secepatnya.
Caranya? Tentu saja dengan melakukan konsultasi pada dokter. Kamu bisa segera memeriksakan diri ke dokter saat merasa darah menstruasi keluar lebih banyak dari biasanya. Dengan begitu, kamu bisa segera mendapatkan analisis apakah yang kamu alami benar menorrhagia atau bukan dan mendapatkan penanganan yang tepat.