Di daerah-daerah yang memiliki suhu cukup rendah (udara dingin) menggunakan Pemanas Air merupakan cara yang paling banyak dipilih. Bahkan alat ini seolah menjadi fasilitas wajib yang harus tersedia di hotel atau penginapan di daerah seperti ini. Karena tamu yang menginap di sebuah hotel ataupun penginapan, tentu sudah pasti tidak mau repot-repot memasak untuk keperluan mandi mereka. Sementara itu, jika harus mandi dengan air dingin tentu juga bukan merupakan pilihan apalagi bagi yang memiliki anak kecil.

Pemanas air atau yang sering juga disebut Water Heater (WH) yang sering digunakan di hotel atau pun penginapan yaitu jenis tankless atau tanpa tangki. Jika pada WH tangki, terdapat tangki sebagai tempat untuk cadangan air dan air ini akan terus dipanaskan sehingga kebutuhan air panas akan terus tersedia (tergantung pada kapasitas tangki). Pada WH tankless ini tidak terdapat tangki untuk menyimpan cadangan air, artinya WH ini membutuhkan waktu lebih lama untuk menyediakan air panas dibandingkan dengan WH tangki. Karena itulah WH jenis ini jarang dipilih jika frekuensi pemakaian air panasnya terbilang sering.

Pemanas Air TanklessPada saat dinyalakan, WH tankless baru mulai bekerja untuk memanaskan air yang mengalir melalui pipa-pipanya. Biasanya dibutuhkan waktu sekitar beberapa menit untuk proses pemanasan air, tergantung pada besar kekuatan yang digunakan untuk sumber panasnya. Pada umumnya, WH tankless setidaknya memiliki 82% sumber energi atau lebih agar proses pemanasan bisa berlangsung dengan cepat. Jika menggunakan sumber energi yang terlalu kecil hanya dengan tujuan penghematan, maka penyediaan air panas akan menjadi lama dan akan mengganggu aktifitas dari tamu hotel.

Kebutuhan air panas untuk mandi saat di hotel ataupun penginapan terbilang tidak begitu sering. Menggunakan WH tangki tentu akan lebih boros, karena pada saat tidak digunakanpun mesin akan tetap selalu bekerja memanaskan untuk menjaga suhu air dalam tangki. Sementara jika menggunakan WH tankless, maka biaya yang keluar hanya pada saat tamu hotel menggunakan alat ini saja. Saat sedang tidak ada tamu yang menginap, maka tidak ada biaya yang keluar karena alat ini pun tidak akan bekerja.

Untuk bisa mengakomodir semua permintaan para tamu hotel akan air panas, maka tentu dilakukan perawatan pada tangki pemanas air secara berkala. Disamping menghemat budget tahunan untuk membeli pemanas air baru, kebutuhan tamu akan air panas akan terpenuhi dan tidak akan ada complain mengenai hal ini. (Yv)