Di Indonesia, khususnya di Jakarta, sudah semakin banyak orang yang terjun ke dalam bisnis startup dan berlomba-lomba untuk membangun perusahannya. Memang membangun bisnis start up dari awal bukanlah hal yang mudah. Meskipun untuk bisnis startup ini belum membutuhkan teknologi sehebat HyperConverged, namun tetap dibutuhkan banyak usaha, mulai dari memahami penggunaan ​​IT untuk bisnis sehingga dapat memanfaatkannya secara maksimal, perektrutan sumber daya manusia yang berkualitas, dan juga masih banyak lainnya. Lalu apa sih yang bisa kita lakukan agar tidak salah langkah saat memulai bisnis startup? Simak beberapa tips berikut ini!

  1. Percaya Diri
Bisnis Startup

Photo : BisnisUKM

Percaya tidak percaya, hal pertama yang dibutuhkan untuk membangun bisnis start up adalah rasa percaya diri. Ya, jika kita sendiri saja masih kurang percaya diri, bagaimana kita bisa memimpin sebuah bisnis yang kuat?

Namun, mendapatkan rasa percaya diri memang tidak semudah itu. Kita perlu proses untuk mendapatkannya. Karenanya, kita perlu mengingat apa faktor yang membuat kita ingin memulai bisnis startup dan fokus pada target yang ingin dicapai. Kita juga bisa melihat kisah-kisah beberapa tokoh inspiratif sehingga lebih termotivasi untuk mengembangkan bisnis yang baru dimulai ini. Dengan begitu rasa percaya diri lama kelamaan akan bertambah sehingga menghasilkan sesuatu yang positif.

  1. Think Out of the Box

Banyak kesuksesan lahir dari pemikiran yang tidak biasa. Oleh karena itu, jangan pernah takut untuk memikirkan ide-ide “gila” dan berbeda meskipun sepertinya untuk mewujudkan ide itu adalah hal yang mustahil. Namun berpikir beda bukan berarti kita boleh nekat. Untuk mewujudkan sebuah ide yang kreatif, kita perlu melakukan research dan mempertimbangkan segala risiko sebelum mengimplentasikannya.

  1. Jangan Takut

Dalam dunia bisnis, pasti nanti akan ada masa-masa sulit yang perlu dihadapi. Untuk mencapai sebuah target, pastinya akan dibutuhkan usaha dan pengorbanan. Bahkan mungkin kita akan mengalami kerugian yang tak disangka. Namun, jangan sampai risiko tersebut menjadi penghalang untuk tetap semangat mengembangkan usaha startup. Jangan hanya berfokus pada risiko yang akan dihadapi, namun ingatlah juga berapa besar kemungkinan untuk membuat bisnis startup ini bertahan lama dan sukses.

  1. Manajemen yang Baik

Terakhir, manajemen yang baik juga perlu dimiliki. Baik itu manajemen sumber daya manusia, sistem pekerjaan, atau bahkan manajemen infrastruktur TI. Bisa dibilang poin inilah yang menjadi tantangan besar bagi sebuah perusahaan yang baru berkembang. Namun, bukan berarti tantangan seperti ini tidak bisa dilalui. (Rima)