Di zaman yang serba canggih saat ini, kegiatan mengobrol antar anggota menjadi sebuah hal yang sangat berharga karena mulai jarang dilakukan. Anak akan lebih sering bermain gadget di kamar sampai mengantuk dan kemudian tidur, sementara orangtua juga sibuk dengan kegiatannya sendiri. Sementara, pada saat siang hari pun anak dan orangtua seringkali sibuk dengan gadget milik mereka masing-masing. Kehadiran provider internet yang menawarkan berbagai paket internet murah memperburuk keadaan ini. Memang tidak semua, namun banyak masyarakat yang menggunakan internet secara kurang bijak. Akibatnya, berbagai manfaat positif dari teknologi ini justru berubah menjadi berdampak buruk.
Sebuah keluarga yang sudah menjadi pecandu internet, sering kali melupakan orang-orang yang ada di sekelilingnya. Meskipun begitu, tidak ada anggota keluarga yang protes. Mengapa demikian? Jawabannya jelas, karena semua anggota melakukan hal yang sama. Baik orangtua maupun anak, semua sibuk dengan gadgetnya masing-masing. Bahkan, terkadang anak yang masih berusia sangat dini pun sudah memiliki gadgetnya sendiri, meskipun fungsinya hanya untuk bermain game.
Hal inilah, yang seringkali menjadi awal masalah yang terjadi antara seorang anak dengan orangtuanya. Dan jika tidak segera di atasi, maka tidak menutup kemungkinan anak akan merasa tidak peduli dan acuh terhadap apapun yang terjadi di keluarganya.
Internet memang dapat mendekatkan jarak kita dengan kerabat yang berada jauh dari kita, namun berhati-hatilah, karena internet juga bisa menjadi jurang pemisah antara kita dengan orang yang berada di sekitar kita. Namun, dengan penggunaan yang bijak dan tidak berlebihan, internet bisa menjadi sebuah jembatan untuk menghubungkan kita dengan kerabat yang jauh maupun yang dekat. (Vita)